Pengaruh Kelas Lereng terhadap Karakteristik Kimia Tanah Ultisol dan Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kutai Timur, Kalimantan Timur

  • Dian Triadiawarman STIPER Kutai Timur
  • Veronika Murtinah Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Amprin Amprin Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
Kelapa sawit, Kemiringan lereng, Kesesuaian lahan, Kesuburan tanah, Ultisol

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kimia tanah Ultisol pada berbagai kelas lereng dan mengevaluasi faktor pembatas kesesuaian lahan untuk budidaya kelapa sawit di Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Pengambilan sampel tanah dilakukan menggunakan metode stratified random sampling pada tiga kelas lereng, yaitu 0–8%, >8-15%, dan >15-25% dengan kedalaman 0-30 cm. Parameter yang dianalisis meliputi pH tanah, C-organik, N-total, P tersedia, K tersedia, kapasitas tukar kation (KTK), dan kejenuhan basa (KB). Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), uji lanjut DMRT 5%, korelasi Pearson, regresi linear sederhana, serta evaluasi kesesuaian lahan menggunakan metode matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lokasi memiliki reaksi tanah sangat masam (pH 3,73-4,04), kandungan C-organik rendah (1,05-1,21%), KTK sangat rendah (4,02-5,29 cmol(+)/kg), serta ketersediaan P dan K yang rendah. Analisis ragam menunjukkan bahwa kelas lereng berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati (p<0,05). Kandungan C-organik memiliki korelasi positif sangat kuat dengan kejenuhan basa (r = 0,927), sedangkan KTK menunjukkan korelasi negatif sangat kuat (r = -0,985). Evaluasi kesesuaian lahan mengindikasikan bahwa seluruh kelas lereng termasuk kelas S3 (sesuai marginal) dengan faktor pembatas utama berupa retensi hara, ketersediaan hara, dan bahaya erosi. Perbaikan kualitas lahan melalui pengapuran, penambahan bahan organik, pemupukan berimbang, dan konservasi tanah diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya kelapa sawit pada lahan Ultisol berlereng.

Download

Belum ada

Referensi

Aji, A. B., Maroeto, M., & Arifin, M. (2024). Status Kesuburan Tanah Sebagai Rekomendasi Perbaikan Lahan Pada Berbagai Tingkat Kemiringan Lereng di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Agroteknika, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v7i1.236
Arifin, M., Putri, N. D., Sandrawati, A., & Harryanto, R. (2019). Pengaruh Posisi Lereng terhadap Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Inceptisols di Jatinangor. SoilREns, 16(2). https://doi.org/10.24198/soilrens.v16i2.20858
Arthur, A., & Okae-Anti, D. (2022). Variations in Soil Physico-Chemical Properties as Influenced by Landuse in a Toposequence. Journal of Geoscience and Environment Protection, 10(08), 98–121. https://doi.org/10.4236/gep.2022.108008
Binardi, B., Partoyo, P., & Mulyanto, D. (2023). Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Pisang Di Desa Jetis Kepanewon Saptosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. JURNAL TANAH DAN AIR (Soil and Water Journal), 18(2), 57. https://doi.org/10.31315/jta.v18i2.9476
BPS Kab. Kutai Timur. (2025). Kecamatan Bengalon Dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik kabupaten Kutai Timur.
Bravo-Medina, C., Torres-Navarrete, B., Arteaga-Crespo, Y., Garcia-Quintana, Y., Reyes-Morán, H., Changoluisa-Vargas, D., & Paguay-Sayay, D. (2023). Soil properties variation in a small-scale altitudinal gradient of an evergreen foothills forest, Ecuadorian Amazon region. European Journal of Forest Research, 142(6), 1325–1339. https://doi.org/10.1007/s10342-023-01593-6
Da Costa, E. M., Lukito, H., & Prasetya, J. D. (2023). Evaluasi Kesesuaian Lahan Bekas Tambang Kerikil Berpasir Alami (sirtu) di Desa Panggang, Kec. Kemalang, Kab. Klaten, Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI, 4(1). https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.9488
Djaenudin, D, Marwan, H., Subagyo, H., & Hidayat, A. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian (2 ed.). Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian.
Geospasial. (2024). Peta Rupa Bumi Indonesia Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Badan Informasi Geospasial. https://tanahair.indonesia.go.id/portal-web/
Irianto, H., Mujiyo, Ningsih, H., & Riptanti, E. (2022). Land suitability assessment for Jarak Towo cassava development (case studies in Tawangmangu and Ngargoyoso sub-districts, Karanganyar regency, Indonesia). African Journal of Food, Agriculture, Nutrition and Development, 22(114), 21548–21567. https://doi.org/10.18697/ajfand.114.21420
Irwanto, D., Saidi, D., & Peniwiratri, L. (2023). Pengaruh Pemberian Zeolit Dan Batuan Fosfat Alam Terhadap Ketersediaan P Latosol Dan Serapannya Oleh Jagung. JURNAL TANAH DAN AIR (Soil and Water Journal), 19(2), 61. https://doi.org/10.31315/jta.v19i2.9466
Juliawati, R., Sulakhudin, S., & Manurung, R. (2025). Status Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineesis Jacq) Menghasilkan Pada Tanah Ultisol Di Desa Semuntai Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Jurnal Sains Pertanian Equator, 14(2), 516–524. https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.90863
Linus, L., Sulakhudin, S., & Romiyanto, R. (2025). Analisis Perbedaan Status Hara Makro Tanah Ultisol Berdasarkan Kelas Lereng Di Kebun Sawit Rakyat Desa Simpang Kasturi Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Jurnal Sains Pertanian Equator, 15(1), 198–205. https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.98898
Mengiste, W., Tsegaye, D., Dagalo, S., & Yitbareke, T. (2025). The effects of slope gradient and soil depth on soil physicochemical properties in the Achew small-scale irrigation area, Southwest Ethiopia. PLOS One, 20(10), e0333894. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0333894
Multazam, Z., Syarif, M., & Ajidirman, A. (2024). Status kesuburan kimia tanah pada lahan perkebunan karet dengan tingkat lereng dan posisi tapak polypedon yang berbeda. Jurnal Pengelolaan Perkebunan (JPP), 5(2), 81–91. https://doi.org/10.54387/jpp.v5i2.49
Nasution, S. M., Yusriani Nasution, Erwin Syah Lubis, Rasmita Adelina, & Dini Puspita Yanty. (2026). The Relationship of Slopes to Soil Properties on Oil Palm Land. International Journal of Integrated Science and Technology, 4(2), 112–121. https://doi.org/10.59890/ijist.v4i2.285
Noviana, Z. Y., Maroeto, M., & Priyadarshini, R. (2025). Penilaian Status Kesuburan Tanah Di Wisata Pacet Hill Kabupaten Mojokerto. Jurnal Hutan Tropis, 13(4), 586. https://doi.org/10.20527/jht.v13i4.24792
Oksana, O., Taslapratama, I., Novia, M. A., Mahmud, Y., Septirosya, T., & Shofiah, R. (2024). Efektivitas Biochar Terhadap Ketersediaan Unsur Hara Mikro Pada Ultisol. Jurnal Agroteknologi, 14(2), 81. https://doi.org/10.24014/ja.v14i2.26686
Pramaditya, D. A. (2023). Karakterisasi Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Pada Lahan Bekas Tambang Batubara Yang Telah Direklamasi. Jurnal Mineral, Energi, dan Lingkungan, 6(2), 28. https://doi.org/10.31315/jmel.v6i2.8022
Prastiwi, P., Sumani, S., Slamet, M., Suntoro, S., & Suntoro, S. (2021). The Assessment of Soil Fertility Index for Evaluation of Rice Production in Karanganyar Regency. Modern Applied Science, 15(2), 63. https://doi.org/10.5539/mas.v15n2p63
Putra, H. E., Hazriani, R., & Ruliyansyah, A. (2023). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kelapa Sawit Di Desa Panggi Ruguk Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(4), 904. https://doi.org/10.26418/jspe.v12i4.67072
Raditya, D., Riduansyah, R., & Manurung, R. (2025). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Desa Lumut Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau. Jurnal Sains Pertanian Equator, 15(1), 392–398. https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.93084
Rustam, L. O., Saputra, A., & Syaf, H. (2025). Evaluasi Kesuburan Tanah Pada Lereng Berbeda Di PT. Tani Prima Makmur (PT. TPM) Desa Anggotoa Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Jurnal Ilmiah Inovasi dan Komunikasi Pembangunan Pertanian, 4(2), 74–83. https://doi.org/10.56189/jiikpp.v4i2.59
Saputra, M. F., Adyatma, S., & Arisanty, D. (2021). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Durian Menggunakan Metode Matching. Jambura Geoscience Review, 3(1), 18–31. https://doi.org/10.34312/jgeosrev.v3i1.5652
Setiawan, J. E., Junaidi, J., & Manurung, R. (2025). Perbandingan Sifat Fisika Tanah Pada Lereng Atas Dan Bawah Di Lahan Kelapa Sawit (Elaeis guneensis Jacq) Desa Selalong Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Jurnal Sains Pertanian Equator, 15(1), 312–318. https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.99483
Taofik, A., Hasani, S., Cahyaningtyas, A., & Frasetya, B. (2020). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Paitan (Tithonia diversifolia) Pada Berbagai Dosis Dan Ragam Aplikasinya Terhadap Pertumbuhan Kailan (Brassica oleracea Var. Acephala). Jurnal Agroteknologi, 11(1), 25. https://doi.org/10.24014/ja.v11i1.7802
Veronika S, J. & Elfayetti. (2017). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Binjai Utara. Tunas Geografi, 6(1), 38–48. https://doi.org/10.24114/tgeo.v6i1.8348
Weil, R. R., & Brady, N. C. (2017). The Nature And Properties Of Soils (15 ed.). Pearson Education.
Wicaksono, B., Sulakhudin, S., & Manurung, R. (2023). Karakteristik Sifat Kimia Tanah Ultisol Kebun Kelapa Sawit Desa Pangkalan Suka Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(3), 624. https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.64124
Diterbitkan sejak
28-06-2026
Rekomendasi Sitasi
Triadiawarman, D., Murtinah, V., & Amprin, A. (2026). Pengaruh Kelas Lereng terhadap Karakteristik Kimia Tanah Ultisol dan Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Jurnal Pertanian Terpadu, 14(1), 145-156. https://doi.org/10.36084/jpt.v14i1.768